petikan diary Alif Fikri di puncak Saint-Raymond :
Jarak antara sungguh sungguh dan sukses hanya bisa diisi sabar.
sabar yang aktif , sabar yang gigih , sabar yang tidak menyerah,sabar yang penuh dari pangkal sampai ujung yang paling ujung.
sabar yang bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan akan itu sebuah keajaiban dan keberuntungan. padahal keberuntungan adalah hasil kerja keras, doa dan sabar yang berlebih-lebih.
Hanya dengan sungguh-sungguhlah jalan sukses terbuka. Tapi hanya dengan sabarlah takdir terkuak menjadi nyata. Dan Tuhan selalu memilihkan yang terbaik dan paling kita butuhkan. Itulah hadiah Tuhan buat hati yang kukuh dan sabar.
"Sungguh, doa itu didengar Tuhan, Tapi Dia berhak mengabulkan dalam berbagai bentuk. Bisa dalam bentuk yang kita minta, bisa ditunda, atau diganti dengan yang lebih cocok buat kita"
"Sabar itu awalnya terasa pahit, tetapi akhirnya lebih manis daripada madu. dan Alhamdulillah , aku sudah merengguk madu itu. Man shabara zhafira (siapa yang bersabar akan beruntung)"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar